Kerja Sama Yasau Dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Dalam Program Pekerti
Bekasi-Yasau. Setelah kunjungan kerja ke ITD Adisutjipto dan Poltekkes Adisutjipto pertengahan Januari lalu (17/1/2024), Ketum Pengurus Yasau Marsda TNI (Purn) Ir. Tri Bowo Budi Santoso, M.M., M.Tr. (Han), melanjutkan kunjungan ke Institut Universitas Nurtanio (Unnur) dan Poltekkes Ciumbuleuit Bandung.
Rombongan Ketum terdiri dari Ketua I Marsda TNI (Purn) Danardono Sulistyo Adji, M.PP, M.B.A., Ketua II Marsma TNI (Purn) Mahendradatta, S.I.P, M.M., Sekretaris Marsma TNI (Purn) Sugeng Sutrisno, dan Ketua BPH Unnur merangkap Ketua BPH Poltekkes Ciumbuleuit Marsma TNI (Purn) Shopian Kohar, Kabid Sosial dan Pendidikan Dr. Sestrini Hardiati, S.E., M.A.R.S, serta Kabid Hukum Yasau Letkol (purn) Muryadi, S.H., M.H.
Kunjungan ke Unnur dilaksanakan pada Rabu 31 Januari 2024, dilanjutkan esok harinya Kamis 1 Februari 2024 kunjungan ke Poltekkes Ciumbuleuit, Bandung.

Pada kesempatan ini, Rektor Unnur Marsma TNI (Purn) Dr. Sukmo Gunardi, M.Si., memberikan pemaparan kepada Ketum terkait dengan kondisi Unnur saat ini dan rencana pengembangan kedepan yaitu milestone Unnur mewujudkan “Aerospace World Class University di Tingkat Global Pada Tahun 2045”, dan masalah krusial yang dihadapi, serta strategi penyelesaian masalah tersebut antara lain melalui peningkatan mutu dan jumlah kegiatan/forum ilmiah, pemberdayaan peran organisasi alumni, serta pengembangan kompetensi professional dosen dan tenaga kependidikan.

Hari berikutnya (1-2-2024), Ketum beserta rombongan berkunjung ke Poltekkes Ciumbuleuit dan menerima pemaparan Direktur Poltekkes Ciumbuleuit Marsma TNI (Purn) Dr. Drs. Yuli Subiakto, M.Si., APT., …
Pada kesempatan kunjungan kerja ini, Ketum menyampaikan beberapa hal yang menonjol terkait dengan upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Unnur dan Poltekkes Ciumbuleuit antara lain:
- Lahan di Ciluncat seluas 1,4 Ha untuk Kampus Unnur dan Poltekkes Ciumbuleuit pada prinsipnya sudah siap untuk dibangun, namun masih terkendala dengan ketersediaan dana;
- Pada TA 2024 Yasau sudah memprogramkan ubtuk pembangunan laboratorium farmasi Poltekkes Ciumbuleuit; Laboratorium CBT Poltekkes Ciumbuleuit baru terpenuhi komputer sebanyak 30 Unit masih kurang 20 unit dari kebutuhan sebanyak 50 unit;
- PTS Yasau perlu mencoba dan memulai membangun kerja sama dengan mitra industri guna meningkatkan minat masyarakat; dan
- Yasau akan mendorong dan mendukung dengan maksimal segala upaya yang dilakukan untuk memajukan PTS Yasau.

Selesai acara Ketum dan rombongan melaksanakan foto bersama.

Pada kunjungan berikutnya Ketum akan mendatangi Kampus Unsurya, Jakarta.

Tanah Jonggol tersebut, sedang dalam proses pematangan lahan agar dapat dikelola menjadi lahan produktif sebagai lahan perkebunan tanaman buah.
Pada Kamis, 25 Januari 2004 Ketum Yasau melanjutkan peninjuan aset tanah Yasau yang terlektak di Siak, Riau. Setibanya di Bandara Pekanbaru Ketum dan rombongan disambut oleh Danlanud Pbr Marsma TNI Fery Yunaldi dan melaksanakan ramah tamah di ruang Danlanud.
Dari Lanud Pbr, Ketum didampingi Staf Lanud Pbr menuju ke lokasi lahan di Desa Perawang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, Riau diterima oleh Kepala Desa Perawang bapak Juprianto.
Selanjutnya Ketum beserta rombongan didampingi oleh Kepala Desa Perawang beserta perangkat Desa, melihat langsung ke lokasi tanah Yasau, yang tepat berada dialiran Sungai Siak dan telah mengalamai abrasi sehingga semula luasnya 4,1 Ha sekarang hanya tersisa
Selepas peninjauan aset tanah Ketum beserta rombongan melaksanakan ibadah sholat berjamaah.

Pada kunjungan ke Poltekkes Adisutjipto Ketum beserta rombongan menerima pemaparan tentang kondisi Kampus, sarana dan prasarana, serta fasilitas Laboratorium, dilanjutkan dengan meninjau ke lokasi gedung yang akan dibangun laboratorium untuk praktikum.
Ini merupakan kunjungan perdana ke PTS Yasau sejak beliau dilantik menjadi Ketum Pengurus Yasau pada tanggal 7 Desember 2024. Dalam waktu dekat Ketum akan melanjutkan kuker ke Unnur dan Poltekkes Ciumbuleuit di Bandung, dan terakhir ke Unsurya di Jakarta.






































Dari 504 orang wisudawan terdapat 14 orang yang mendapat predikat lulusan terbaik dan sebanyak 202 orang mendapat Sertifikat Kompetensi “Basic License” dengan bidang Keahlian Perawatan Pesawat Udara (Aircraft Maintenance) dari Prodi Teknik Penerbangan, Teknik Elektro, Rangka Pesawat, Motor Pesawat, Avionika dan Listrik Pesawat. Sebanyak 30 orang dari Prodi Teknik Industri serta Prodi Teknik dan Manajemen Pembekalan dengan bidang Keahlian Dangerous Goods dari DKPPU. Selain itu, sebanyak 40 orang mendapat sertifikat kompetensi “Brevet Pajak” dengan bidang Keahlian Akuntansi Perpajakan dari Prodi Akuntansi dan sebanyak 31 orang mendapat Sertifikat Kompetensi Internasional “Microsoft Office Specialist (MOS)”, dan sebanyak 33 orang mendapat Sertifikat Kompetensi “ITS Database” dengan bidang keahlian “Information Technology”.
Menghadapi arena persaingan pasar kerja global yang semakin hiperkompetitif di abad 21, tidak cukup dengan menyandang gelar akademik dan sertifikat kompetensi saja tetapi masih ada kompetensi lain yang harus dikembangkan antara lain keterampilan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. Dengan berbekal gelar akademik, sertifkat kompetensi, dan penguasaan keterampilan tersebut, para lulusan akan mampu berkontribusi untuk mewujudkan Indonesia yang semakin maju di masa depan.
Pada sambutannya Kasau mengatakan “Hal terpenting yang perlu diperhatikan dalam proses Pendidikan adalah link and match atau kesesuaian antara dunia pendidikan dengan dunia usaha serta industri”.
restasi lain adalah PT Lion Air Group telah melaksanakan rekrutmen pegawai di Kampus Universitas Nurtanio Bandung dengan 2 gelombang. gelombang I pada tanggal 28-29 Februari 2023, diikuti oleh 147 orang lulusan dari Ft, dan semuanya dinyatakan “Memenuhi Kriteria” dan telah menjadi pegawai di PT Lion Air Group. Untuk gelombang II, dilaksanakan pada tanggal 5 september 2023 diikuti 166 orang lulusan yang pada hari ini menjadi wisudawan, dan tinggal menunggu tahap seleksi berikutnya.
Untuk menuju visi Universitas Nurtanio Bandung sebagai “Aerospace World Class University” di Era Indonesia Emas Di Tahun 2045, Unnur dalam waktu dekat akan membangun Kampus Unnur di atas lahan mandiri di Desa Cileuncat, Soreang, Bandung.






